Adapun pengaruh yang dominan dalam pemikiran Hasbi As-Shiddieqy tentang Fiqih Indonesia ada beberapa hal diantaranya: Pertama, secara tinjauan sejarah bahwa pemikiran hokum islam yang mencoba memadukan serta mempertimbangkan suatu unsur struktur kebudayaan {adat} kedalam rumusan hukum islam ternyata telah dilakukan oleh banyak kalangan para pemikir hukum islam fase awal yakni fase islam baru masuk Indonesia, para pemikir hukum masa lalu telah mendemonstrasikan secara baik tata cara menyantuni aspek lokalitas didalam ijtihad hukum yang mereka lakukan. Meskipun tidak sampai memunculkan seorang mujtahid mustaqil. Kedua, polarisasi khilafiyah antar golongan yang telah menghilangkan prioritas kerja fikir umat islam terkait bagaimana merumuskan garis-garis pemikiran hokum islam dalam kerangka developmentalisme. Keadaan kontra produktif seperti ini telah mengantarkan pemikiran hokum islam jatuh pada titik terendah dalam kualitas pengembangan  dan pemberdayaannya yang menjadikan perkembangan hokum islam di Indonesia menjadi letih-lesu dan kehilangan orientasi. Baca entri selengkapnya »

Iklan

 Menurut Al-zarkasyi dalam al-burhan fi ulum al-Qur’an bahwa ilmu-ilmu al-Qur’an dan tafsir telah mencapai puncak kematangannya, bahkan siap saji dan santap, maka ilmu fiqih beserta fundamen-fundamennya juga dianggap oleh sebagian pengkaji fiqih telah matang. Dan karena keserbasempurnaan fiqih, lalu tugas seorang ahli fiqih hanya dibatasi pada upaya-upaya mengadobsi, mengakomodasi dan melanjutkan keseluruhan pemikiran dan mazhab yang dihasilkan para ulama terdahulu. Baca entri selengkapnya »

Perlu untuk kita pahami bersama bahwa antara agama dan pemikiran agama adalah berbeda. Namun banyak dari kalangan kita yang masih memahami antara agama dan pemikiran agama itu sama, inilah yang terkadang menyebabkan diantara kita saling menghujat satu sama lain dan juga saling menuduh sesat. Maka memahami kembali apa itu agama dan apa itu pemikiran agama dirasa sangat penting sekali, karena ini akan mampu mengurangi sikap saling menyalahkan dan saling menyesatkan diantara sesama muslim. Makna “agama” (ad-din) dalam konteks agama Islam adalah apa yang datang dari Nabi Muhammad Saw, baik berupa Al-Qur’an , ucapan, atau tindakan yang berhubungan dengan agama Islam atau penerapannya. Al-Qur’an dan Al-Hadist merupakan teks (nashsh) keagamaan. Baca entri selengkapnya »